Membuat Indonesia Lebih Hijau, Lebih Bersih & Stop Global Warming”. Ayo..Teman semua, Selamatkan Bumi Ibu Pertiwi & Anak Cucu Kita dari Bahaya Pemanasan Global’ atau Ancaman Global Warming”… By : JHM

1 Muharam 1431 Hijriyah “STOP GLOBAL WARMING”.


ucapan_tahun-baru-muharam

Dear All Greeners,

Jumat 18 Desember 2009
COP 15 COPenhagen akan Berahir…
Keputusan Akan Diambil Oleh 120 Pemimpin Umat Manusia
Hari Yang Sangat Bersejarah’…

SEMOGA KITA TERBEBAS DARI BENCANA GLOBAL WARMING’…
Amin YaRob’bal Allamin…

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM
1 Muharam 1431 Hijriyah

Let’s Go 350 ppm…

Please Support Us’, To Spread The World…
Tolong Bantu Kami Untuk Dapat Di Sampaikan Ke Jaringan Sosial Anda, Mungkin ini Masih Dapat Berarti…

Mengapa Kita Masih Berdiam Diri Saja’..

Sementara Puluhan Juta Manusia lainnya saat ini Sudah Berusaha Berjuang Secara Online, Untuk Mendesak dan Menunjukkan kepada Pemimpin Negara pada KTT COP 15, Agar Mereka Harus Melakukan Keputusan Yang Adil, Ambisius, Mengikat untuk Membuat Dunia Ini Lebih Aman Untuk Kita Tinggali…

AYO Ini Waktu Yang Menentukan Untuk Kita Bersuara”…
Melawan Bencana Pemanasan Global.

1.000.000 Facebooker Melawan Global Warming At COP 15

Tunjukkan Aksi Kita Bersama Sekarang’.

SAVE COPenhagen”, Real Deal NOW !

Bergabung Bersama di Petisi : TckTckTck.org

Please’, Help The World & Save The Earth…

JHM Team.
Independent Green Network.

Saat Yang Menentukan di COP 15


cop-15-go-green

Dear All Greeners,

Sebelumnya Terimakasih atas Partisipasi Rekan2 pada Funs Pages ini, 2 Hari lagi KTT COP 15 berakhir.
Hari hari yang sangat Menentukan pada Conferensi, dan Jam jam yang sangat Kritis’ Bahkan…
Dimana Isu Update Terkini yang kami tangkap bahwa Conferensi berjalan Tidak Baik dan Tidak Sesuai dengan para Ilmuwan Lingkungan, Organisasi Penyelamat Lingkungan untuk secara Drastis Melakukan Perubahan untuk Bumi Kita… menuju 350 ppm, dimana negara maju masih saja Tidak menunjukkan perubahan yang Ambisius untuk melakukan Keputusannya dalam menghadapi Perubahan Iklim, serta Tidak menujukkan adanya Itikad Baik untuk mensupportnya.

Walaupun kita bersyukur saat ini ada 100 negara peserta Conferensi telah menunjukkan komitmennya untuk melakukan Penyelamatan Bumi ini dan >100.000 orang di kota COPenhagen Denmark pada tgl 12 Des kemarin melakukan Demonstrasi dengan membawa lilin dalam acara Vigil The World Wants A Real Deal”, serta di di ikuti pula dengan (3257 events) di (144) negara.
Aksi yang di lakukan dengan tanpa persiapan, dalam waktu yang singkat serta Tanpa Biaya dari Penyelenggara yang mengorganisenya; AVAAZ.org, 350.org, tcktcktck, dimana aksi ini adalah aksi Sukarela dan Bukti nyata Pengorbanan dari Orang2 yang Mencintai Bumi Ini, Bahkan merupakan Aksi Terbesar dan belum pernah ada di Bumi ini.
Kami dari JHM Team Pada Kesempatan ini ingin meyampaikan satu permintaan untuk kiranya rekan rekan Greener dapat melakukan Support dan Partisipasinya dengan 1 Klik’ pada Mouse anda, untuk dapat membantu meyampaikan kepada Jaringan Sosial rekan2 semua…, yang mungkin hal ini masih dapat berarti untuk saat yang menentukan di babak terakhir sebelum diputuskannya Kesepakatan bersama COP 15 pada tgl 18 Des 2009.

Dunia ini Memang Benar Fana’…
Manusia di takdirkan Memang Menjadi Khalifah di Dunia…
Bencana2 dan Analisa memang sudah menunjukkan adanya tanda tanda…
Masih tidakkah kita Manusia berfikir untuk dapat Mengerti Akan semua ini…

Semoga Tuhan YME dan Kita semua pada Abad 21 dapat merubah masa depan di Dunia ini untuk Tidak Membuat Panas Seperti Neraka’ atau seperti bersiap melakukan Perang Dunia ke 3… Amin.

Demikian atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terimakasih.
Please Support Us’.. & Spread To The World’…
Diam Berarti BUKAN HIJAU’.
Go Green Indonesia Ku & STOP Global Warming !.

Salam Hijau Mandiri,

JHM Team - Independent Green Network.

—————————————————————————————

Dear All Greeners,

Thanks for your previous participation in the Fans Pages, for 2 days agin COP 15 Summit will be ended.

the day that Determining the conferences, and clock hours are very critical …

where the Current Issues is we caught that the conferences running in “No Good” and Not In accordance with the Environmental Scientists, Environmental Rescue Organization for the Drastic Changes to Our Earth … to 350 ppm, where developed countries still have not shown the ambitious changes to make the decision in the face of The Climate Change, and doesn’t recognize the existence of good willing to support it.

Although we are thankful there are 100 countries already participating conferences and demonstrate its commitment to make this Earth Rescue and over 100,000 people in the Danish city of Copenhagen on December 12, doing a peace demonstrations with a candle in “Vigil The World Wants A Real Deal ” Event’s, as well as in the follow of 3257 events in 144 countries.

The Action is undertaken with no preparation, in a short time and without any cost from the organizers (AVAAZ.org, 350.org, tcktcktck), the action is a Voluntary action and tangible evidence of the sacrifice of a people who does Love This Earth, this event is the biggest and the largerst Action that took place on this Earth.

We are from JHM Team In this fairy chance is requesting to all the our friends to be able to Support and participating with just in 1-click ‘on your Mouse, to be able spreading to all your Social Networking …, this might be still means for a decisive moment in the final act before the agreement in the COP that had to be decided on the 15th of date December 18, 2009.

The world is indeed Immortal’…
Human is Indeed to be destined as a World’s Deputy for human being…
all the disaster and the Analysis is already showing the signs of …
did Human beings are still think not to be able understand all this …

May God YME and We’re all on the 21st century will change the future in this world for not Make Hot Like Hell ‘or the like prepare the world for World War 3 … Amen.

For the attention and good cooperation we are strongly grateful.
Please Support Us’ .. & Spread To The World ‘…
Silent Is Not Green’.

Go Green Indonesia Ku & STOP Global Warming!.

Salam Hijau Mandiri,

JHM Team - Independent Green Network.

Vigil For Fight Global Warming on COP 15


vigil-for-survivel-the-world-wants-a-real-deal-by-jhm-jakarta-indonesia

Hari ini Sabtu 12 Desember 2009 Masyarakat di Seluruh Dunia Sedang Berseru Untuk Perubahan Iklim, dengan melakukan Event : Vigil Global Day Action “The World Wants A Real Deal” dengan mematikan Lampu Listrik selamat 1 Jam dari jam 8 – 9 malam, dengan Menyalakan Lilin serta membuat Angka 350, Angka 350 ppm ini memiliki Arti; Tingkat aman Co2 yang harus di capai oleh Kita Manusia di Bumi ini dan yang Sangat Penting artinya untuk di sebarkan berita ini dan ketahui diseluruh Dunia, dimana agar Bumi kita Tetap Seimbang dan Aman untuk kita Tinggali, Karna Tingkat Co2 Saat ini sudah Menghawatirkan yakni 387 ppm, bahkan dari temuan terbaru Ilmuwan Lingkungan mengatakan sudah lebih dari yang di perkirakan sebelumnya.

Untuk itu maka Kita Harus melakukan Bersama sama dalam Mentekel agar Perubahan Iklim yang nyata dan yang sedang terjadi saat ini dapat dihentikan, dan suhu permukaan Air Laut sudah naik 2 derajat Celsius, yang menyebapkan Es Mencair semakin Cepat di Kutup Antartika saat ini, dan harus Secepatnya di lakukan Solusi dengan Tindakan Nyata dan Tanpa di Tunda lagi serta agar dapat menjadi Perhatian Manusia di Seluruh Dunia. Kondisi Perubahan Iklim tersebut juga disertai naiknya permukaan Air Laut sudah lebih dari 2 Meter memanglah Harus dapat Kita Hentikan’ dan Wajib’ untuk kita lakukan bersama sama Tanpa Kecuali”, dan Ini adalah TOP Urgent”.

Bencana Global Warming yang lebih dahsyat akan terjadi dan Bumi Benar benar akan Tenggelam ( Kiamat Kecil / Kiamat Dunia ) jika kita tidak melakukan Tindakan yang Ramah Lingkungan bersama, seperti banyaknya Bencana Lingkungan yang terus terjadi ahir-ahir ini yang benar benar telah mengancam kelangsungan Hidup Anak Cucu Kita.
Climate Change is Danger’ and TOP Urgent”. Time to Action Together Now!.
The World Wants a Real Deal, Please Help and Save The World,
dimana data dalam 1 tahun lebih dari 300.000 orang menjadi Korbannya.

Jaringan Hijau Mandiri - Independen Green Network merasa Peduli dan Ikut Andil dalam upaya bersama dari Tanggal 11 – 13 Desember 2009 adalah waktu yang sangat Tepat dan Krusial’ yang dilakukan oleh berbagai Organisasi Lingkungan Dunia, Ilmuwan, Non Pemerintah, Pengusaha, dan Masyarakat Lingkungan yang Lain melakukan Aksi Real Deal” bersama World-wide (3226 events) » Countries (139) dan Jutaan Orang yang di Organisir oleh AVAAZ.org, 350.org, tcktcktck untuk Bersuara dan Menyerukan secara Kolektif, agar lebih dapat di Perhatikan oleh Delegasi dan lebih dari 100 Pemimpin Dunia yang melangsungkan pada KTT COP 15 di Copenhagen Denmark dari Tgl 07 – 18 Desember 2009. Dunia Menginginkan Kesepakatan Yang Adil, Ambisius dan Mempunyai Kekuatan Hukum yang Kuat.

Apakah kita masih tidak percaya dengan hasil data Ilmiah dan Ilmu Pengetahuan ?
Apakah Kita masih Tidak mengerti dan Paham juga akan tanda tanda Bencana Alam ahir ahir ini ?
Mengapa Kita hanya Berdiam diri dan mempertaruhkan masa depan Anak Cucu kita ?
Jangan Tunda Sebelum Terlambat”.. Mari kita menuju Gaya Hidup yang Ramah Lingkungan, dengan melakukan Program 4R ( Reduce, Reuse, Recycle, Repair ), agar kita dapat Membuat Indonesia Lebih Hijau dan Bersih & STOP Pemanasan Global.

Klik’ Berita terkait di VIVAnews.com
Salam Hijau Mandiri,

GREEN CAMPUS Vs PEMANASAN GLOBAL


Oleh: P. Nasoetion ( Jaringan Hijau Mandiri )

Isu Pemanasan Global dan Perubahan Iklim (Climate Change) bukan lagi sekedar isapan jempol belaka, tapi sudah menunjukan bentuk & wujud yang sebenarnya kehadapan umat manusia di bumi dengan semakin tidak nyamannya bumi sebagai tempat tinggal ataupun hunian makhluk hidup. Berbagai fenomena alam yang cenderung mengalami penyimpangan (anomali) akhir-akhir ini seperti iklim yang kacau, panas yang Ekstrim berkepanjangan, intensitas curah hujan yang kelewat tinggi diluar normal, banjir, angin ribut, puting beliung, banyak dikaitkan dengan isu pemanasan global tersebut. Hal tersebut tidaklah keliru dan berlebihan bila melihat fakta dan hasil-hasil penelitian para ahli yang menunjukkan bahwa ada kecenderungan jumlah kadar gas rumah kaca seperti CO2 di atmosfer telah kelewat batas, yang terus menerus dimuntahkan dari bumi, dimana semakin hari jumlahnya dan konsentrasinya terus membumbung tinggi, serta ternyata sangat berkorelasi positif dengan semakin tingginya aktivitas manusia di Bumi yang dihasilkan dari berbagai kegiatan antara lain rumah tangga (termasuk institusi/kantor/rumah sakit/sekolah/kampus), industrI, transportasi, dan lain-lain.

Berbagai bentuk antisipasi ataupun menyiasati berupa mitigasi serta adaptasi sebagai wujud kepedulian telah melahirkan berbagai program maupun gerakan-gerakan lingkungan dalam upaya memerangi pemanasan global tersebut, baik berupa program-program lingkungan yang diprakarsai oleh pemerintah (baca: Kementerian Lingkungan Hidup), gerakan-gerakan lingkungan oleh LSM Lingkungan, Pendidikan Lingkungan di sekolah-sekolah, Pesantren dan Kampus, kampanye, penyuluhan, sosialisasi, dll. Salah satu program lingkungan yang akhir-akhir ini terutama ditujukan untuk lingkungan Perguruan Tinggi adalah yang disebut dengan program eco-campus (Green Campus). Pada dasarnya berbagai program lingkungan yang dibuat pemerintah tidak terkecuali eco-campus adalah bersifat sukarela (volunteer) dan merupakan program stimulus, dimana tidak ada unsur paksaan maupun tekanan dari pemerintah. Dengan demikian yang diharapakan adalah muncul dan terbangunnnya kesadaran dan kepedulian warga kampus sendiri dalam memelihara kelestarian lingkungan. Demikian juga kampus sebagai tempat berkumpulnya para intelektual dan tempat dilahirkannya para intelektual muda generasi penerus bangsa diharapkan dapat menjadi model atau contoh bagi institusi lain dalam pengelolaan lingkungan yang baik.

Green Campus

Program eco-campus pada dasarnya dilatarbelakangi oleh antara lain bahwa, lingkungan kampus diharapkan harus merupakan tempat yang Nyaman, Bersih, Teduh (Hijau), Indah dan Sehat dalam menimba ilmu pengetahuan; Kemudian lingkungan kampus sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem perkotaan tidak sedikit peranan dan sumbangannya bagi meningkatkan maupun dalam menurunkan pemanasan global. Disamping itu, yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana masyarakat kampus dapat mengimplementasikan IPTEK Bidang Lingkungan Hidup secara Nyata. Oleh karena itu program Eco-Campus / Green Campus adalah Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat kampus sebagai kumpulan masyarakat ilmiah untuk turut serta berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam mengurangi Pemanasan Global.

Pengertian istilah Eco-Campus/ Green Campus dalam konteks pelestarian lingkungan bukan hanya suatu lingkungan kampus yang dipenuhi dengan Pepohonan yang Hijau ataupun kampus yang dipenuhi oleh Cat Hijau, ataupun barangkali karena kebetulan Jaket Almamater kampus yang bersangkutan berwarna hijau, namun lebih jauh dari itu makna yang terkandung dalam eco-campus adalah sejauh mana warga kampus dapat memanfaatkan sumberdaya yang ada di lingkungan kampus secara efektif dan efisien, misalnya dalam pemanfaatan Kertas, alat tulis menulis, penggunaan Listrik, Air, Lahan, Pengelolaan Sampah, dll. Dimana semua kegiatan itu dapat dibuat neraca dan dapat diukur secara Kuantitatif baik dalam jangka waktu bulanan maupun tahunan.

Indikator Green Campus

Oleh sebab itu, dalam program eco-campus ada beberapa indikator ataupun parameter yang dapat dijadikan sebagai ukuran apakah kampus tersebut telah benar-benar telah mencapai sebutan eco-campus ataupun Green Campus. Adapun Ukuran keberhasilan ditentukan oleh beberapa faktor antara lain :
• Efisiensi penggunaan kertas sebagai kebutuhan pokok pengajaran
• Efisiensi pengelolaan sampah dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran
• Efisiensi penggunaan lahan sebagai ruang terbuka hijau dan estetika (landscape)
• Efisiensi penggunaan listrik
• Efisiensi penggunaan Air
• Efisiensi pemakaian sumber daya alam
• Upaya kontribusi pengurangan pemanasan Global

Pengelolaan Sampah

Kampus sebagai suatu Lembaga/ Institusi yang fungsinya utamanya menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat, tentunya dalam semua kegiatannya tidak terlepas dari penggunaan kertas yang cukup banyak. Harus diakui bahwa kondisi yang ada selama ini menunjukkan bahwa hampir semua lembaga/institusi baik pemerintah maupun swasta tidak terkecuali lembaga pendidikan sangat boros dalam pemakaian kertas. Hal ini bukan saja akan berdampak pada meningkatnya volume limbah yang dihasilkan di perkotaan secara langsung, dimana pada gilirannya akan memperpendek usia TPA, namun juga secara tidak langsung hal ini akan memboroskan penggunaan sumberdaya alam hutan (kayu).

Pemusnahan limbah kertas dengan cara membakar seperti yang lazim dilakukan bukanlah penyelesaian masalah sampah, bahkan sebaliknya akan menimbulkan masalah baru berupa pencemaran udara, dengan dilepaskannya gas karbondioksida yang dapat memicu meningkatnya pemanasan global. Oleh sebab itu, di dalam lingkungan kampus diharapkan sudah tersedia tempat-tempat sampah sekaligus upaya-upaya pemilahan sampah antara organik & an-organik. Penerapan konsep 4 R (Reduce, Recycle, Reuse dan Repair atau Recovery) merupakan pilihan yang tepat dan bijak dalam mengatasi masalah sampah termasuk di lingkungan kampus.

Pemanfaatan Lahan

Efisiensi penggunaan lahan di lingkungan kampus juga perlu mendapat perhatian. Idealnya harus ada perimbangan antara luas bangunan dengan ruang terbuka hijau. Minimal 30% lahan kampus sebaiknya dimanfaatkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selama ini ada kecenderungan bahwa banyak lahan-lahan di lingkungan kampus yang belum dimanfaatkan secara optimal, bahkan cenderung ditelantarkan atau dibiarkan sebagai Lahan Tidur (Sleeping Land) atau ruang hilang (Lost Space). Padahal bila lahan yang ada dimanfaatkan bagi berbagai macam tanaman, termasuk tanaman produktif misalnya buah-buahan akan memberikan manfaat ganda. Disatu sisi tanaman dapat mendaurulang gas-gas CO2 di udara, sekaligus menghasilkan Udara Segar (Oksigen) yang memberikan kenyamanan bagi lingkungan sekitarnya, yang berarti juga akan mengurangi Pemanasan Global, disisi lain tanaman buah-buahan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga kampus/masyarakat. Disamping itu dengan adanya vegetasi/tanaman dapat memberikan nilai estetika/keindahan tersendiri bagi lingkungan Kampus.

Penggunaan Energi

Penggunaan energi listrik juga merupakan salah satu indikator yang digunakan dalam menilai apakah suatu kampus telah berwawasan lingkungan atau belum. Hal ini sangat erat kaitannya dengan isu pemanasan global itu sendiri. Selama ini sebagian besar sumber energi utama manusia di bumi lebih terfokus pada penggunaan Bahan Bakar Fosil (BBF) seperti minyak bumi, gas, dan batubara yang jelas-jelas telah banyak menghasilkan gas-gas rumah kaca seperti CO2, dan telah memberikan kontribusi terbesar bagi Pemanasan Global. Disamping itu, mengingat BBF ini merupakan energi tersimpan, sehingga dapat diperkirakan stock yang ada di perut bumi, dimana hanya dapat dimanfaatkan untuk beberapa tahun ke depan. Untuk itu, perlu upaya-upaya efisiensi dalam penggunaannya sambil terus menerus mengembangkan energi alternatif lain yang ramah lingkungan seperti Energi Matahari (Solar Cell) yang terus menerus mengalir dan tidak akan habis selama matahari masih bersinar, Energi Air, Energi Angin, Bio-fuel, Panas Bumi (Geothermal), dll.

Pemanfaatan Air

Demikian juga halnya dengan pemanfaatan sumberdaya alam lainnya seperti air. Air merupakan kebutuhan Vital manusia dan makhluk hidup lainnnya. Pemanfaatan air oleh manusia ada kecenderungan terus menerus mengalami peningkatan baik secara kuantitatif maupun kualitatif, baik diperkotaan maupun pedesaan serta menunjukkan pemakaian yang cenderung boros. Walaupun secara kuantitatif jumlah air di bumi relatif tidak berkurang, namun secara kualitas banyak sumber-sumber air yang telah mengalami pencemaran, baik air permukaan maupun air tanah. Pemanfaatan air permukaan (mis: air sungai) sebagai sumber air bersih dewasa ini bukan saja membutuhkan pengolahan dengan teknologi yang ekstra, namun juga membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Tidak mengherankan harga jual air oleh PDAM juga cenderung mengalami kenaikan yang terus menerus.

Eksploitasi air tanah, terlebih sumur bor sebagai sumber air bersih dan air minum bukan saja berdampak pada semakin terkurasnya air tanah, namun juga dapat mengakibatkan Menurunnya Permukaan Tanah (Land Subsidence) seperti yang dialami oleh banyak kota-kota besar saat ini seperti Jakarta, dimana selanjutnya akan berdampak pada terjadinya intrusi air laut. Dengan adanya gejala penurunan permukaan tanah yang terus menerus akan memudahkan air laut masuk ke daratan yang lebih dikenal dengan Banjir Laut (Rob), terlebih lebih dewasa ini ada kecenderungan yang menunjukkan bahwa volume air laut terus menerus bertambah karena mencairnya es di kutub sebagai dampak dari Pemanasan Global yang terjadi, yang akan memudahkan tenggelamnya daratan.

Oleh sebab itu, efisiensi pemanfaatan air adalah sangat penting dilakukan oleh semua warga masyarakat tidak terkecuali di lingkungan kampus. Penghematan air misalnya dapat dilakukan dengan jalan memanfaatkan kembali air yang telah digunakan dengan menggunakan teknologi re-sirkulasi air seperti yang telah bayak digunakan oleh institusi lain. Jadi sisa air yang telah digunakan untuk berbagai keperluan seperti dari kamar mandi, dapur, dll. ditampung kembali dalam kolam penjernihan terpadu, yang kemudian dimanfaatkan kembali. Di samping itu, lahan yang ada juga dapat dimanfaatkan sebagai sumur resapan ataupun biopori untuk menampung air hujan yang jatuh agar tidak sia-sia mengalir sebagai air permukaan dan terbuang ke laut. Air hujan selanjutnya dapat mengisi air tanah, kemudian tersimpan sebagai air persediaan pada saat musim kemarau tiba.

Berbagai parameter/indikator sebagaimana diuraikan diatas pada dasarnya adalah disusun berdasarkan pertimbangan-pertimbangan ilmiah terutama dikaitkan dengan fenomena-fenomena alam serta fakta-fakta yang terjadi bahwasanya saat ini lingkungan hidup manusia sedang mengalami degradasi dan kerusakan-kerusakan yang luar biasa, demikian juga terjadinya laju penyusutan sumberdaya alam dengan intensitas yang cukup tinggi yang bermuara pada timbulnya Pemanasan Global. Oleh karena itu, program ini juga bertujuan untuk melestarikan lingkungan serta upaya-upaya efisiensi pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan, dimana pada gilirannya diharapkan dapat meminimalisir ataupun mengurangi pemanasan global. Sudah seyogyanya kita sebagai warga kampus yang hidup dalam lingkungan masyarakat ilmiah terdidik selalu tanggap dan bertanggungjawab dalam menyikapi berbagai masalah disekeliling kita dan menjadi contoh/model, tidak terkecuali masalah lingkungan seperti Pemanasan Global / Global Warming yang sedang menghantui kita yang dapat mengancam kelanjutan Bumi dan Kehidupan kita. Mengapa kita tidak Bertindak untuk memulainya?

1.000.000 FACEBOOKER FIGHTING THE GLOBAL WARMING on COP 15


pos-jhm

All Greeners,

Let’s Do Together’…!

Ini adalah SERUAN, TERIAKAN dan DESAKAN Kami Anak Bangsa dari JHM Team yang Mencoba untuk Ikut Serta Bersama dan Berusaha Sekuat Tenaga dalam Aksi : Global Climate Change’ bersama-sama kita menghadang’ Bencana Global Warming” yang Dahsyat’ dan Mengancam Masa Depan Anak dan Cucu Kita Semua…

AYO Saudaraku,… Kita lakukan langkah awal kita Bersama JHM Team serta berbagai Organisasi Lingkungan lainnya; untuk Bersama Bertindak, Bersuara, Meminta dan Memohon kepada 192 Pemimpin Negara di Dunia yang Fana ini… untuk dapat Mendengar, Memahami dan Mengerti’… Serta dapat Tergugah Hati dan Pikirannya untuk dapat Membuat Suatu Keputusan Bersama dan yang Terbaik. Karna Keputusan yang akan di buat Bersifat TOP URGENT” dalam Misi Penyelamatan Anak dan Cucu serta 6,7 Milyar Manusia di Planet Bumi ini…. LET’S DO SOME ACTION TOGETHER’.. Sebelum Terlambat!

Sudah menjadi Kodrat 192 Pemimpin ini menjadi Pemimpin Bangsa dan Negaranya. Dan karna Manusia sebagai Khalifah di muka Bumi ini, maka Sudah Selayaknya Mereka yang Terpilih dapat Sadar, Mengerti dan Berpikir akan Tanda-Tanda yang Nyata dalam Perubahan Iklim yang Terjadi akhir-akhir ini. Pemimpin Haruslah Memberikan Contoh Teladan’ dengan mengambil keputusan yang tepat dan mewakili kepentingan bersama.

Pertemuan COP 15 di Copenhagen 7-18 Desember 2009 mungkin adalah Pertemuan Terbesar dan juga Mungkin’ Menjadi Pertemuan Terakhir para Pemimpin Manusia.

JHM Team Mengajak Semua Anak Bangsa Indonesia, dengan tidak membedakan Ras, Golongan dan Agama untuk kiranya dapat Berpartisipasi Nyata melakukan Aksi’ Bersama dengan Mematikan Lampu dan Menyalakan Lilin selama 1 jam, sebagai bentuk Partisipasi Nyata Anak Bangsa Melawan Perubahan Iklim Global :

Type : Causes - Rally
Network : Global
Date : Saturday, December 12, 2009
Time : 8:00pm - 9:00pm
Location : Rumah Tempat Tinggal Masing Masinghttp://www.350.org/map

Please Spread The Word !….
Tolong Teruskan dan Hembuskan Berita ini untuk semua pengguna Facebooker’s untuk pada Endingnya sampai Ke COP 15.

or
http://www.facebook.com/pages/1000000-Facebooker-Melawan-Global-Warming-At-COP-15/220751870830?ref=mf

Mungkin ini hanya Mimpi, di Dunia ini yang Pasti hanyalah Mati…, Semoga ini dapat BERARTI’.

Salam Hijau Mandiri,

JHM Team

Go Qurban and Go Green Indonesia Ku !


go-green-qurban-1430-h

Halo’.. Selamat Pagi Anak Bangsa Indonesia.

Allah hu Akbar ..Allah hu Akbar..Allah hu Akbar…… Lailahaill Allah hu Allah hu Akbar…Allah hu Akbar Walilla’Hilham. …

27 Nopember 2009
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1430 H
Mari Ber QURBAN’,
Sebagai Wujud Cinta, Taqwa, dan Syukur Kepada Allah SWT.

28 Nopember 2009
Memperingati HARI MENANAM POHON INDONESIA
Ayo Menanam POHON”..
Sebagai tanda BAKTI & BUKTI nyata’ kita BERJUANG dan BERKORBAN untuk menyelamatkan Bumi & Anak Cucu Kita Semua, guna terwujudnya Cita - cita Kita Anak Bangsa Indonesia yang Hidup Sejahtera, Mandiri di Bumi Pertiwi Indonesia.

Labbaik - ALLAH Huma Labbaik - Labbaik La Sharaeeka Laka Labbaik’..

Go Green Indonesia Ku & STOP Global Warming !

Salam Hijau Mandiri,

JHM Team

Pahlawan Yang Tanpa Tanda Jasa


hari-pahlawan-10-nopember-20091

Dear Anak Bangsa Indonesia,

Saat ini kita semua pastinya sedang di sibukkan oleh aktifitas2 kita dalam berjuang menghadapi Hidup yang semakin Berat di Dunia Ini.

Sekitar 3 bulan setelah Bangsa Indonesia Mengumandangkan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945 di Jakarta oleh Ir Soekarno dan Muhammad Hatta, Terjadi Pertempuran di Surabaya tepatnya di Hotel Yamato (Sebelumnya Oranje Hotel).
Pertempuran yang Sangat Sengit’ antara Para Pejuang Bangsa kita melawan Belanda & Jepang, dimana hal ini dipicu oleh Sekelompok Internitan Belanda yang di dukung oleh Jepang mengibarkan Bendera Belanda di luar Hotel Yamato.

Dalam Pertempuran tersebut ribuan orang Pejuang gugur dalam merebut dan Merobek’ bendera biru Belanda, menjadi Bendera Merah Putih, maka kejadian yang bersejarah dan Heroik” ini, Kita kenang sebagai Hari Pahlawan 10 Nopember 1945.

Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Selasa besok, Tanggal 10 Nopember 2009, kami mengajak semua Anak Bangsa Indonesia yang membaca Seruan ini… agar dapat kiranya meneruskan pada Jaringan Sosial Anda, untuk Kita kiranya dapat Mengenang & Memperingati Hari Pahlawan Kemerdekaan Bangsa kita, dengan mengheningkan Cipta sejenak menurut Agama dan Kepercayaan masing2, di manapun Kita berada, pada Jam 10.00 Wib, selama 10′ detik untuk mendo’akan para Pahlawan Kemerdekaan Bangsa kita… Semoga di terima oleh Tuhan YME.

Saudaraku di Bumi Pertiwi,
Pada kesempatan ini Ayo’ bersama JHM Team, Kita saatnya bersama Berbuat’ dan Bertindak’ melakukan Aksi Perlawanan menghadapi ancaman Pemanasan Global’, yang sedang Serius menjadi Isu Global & Top Urgent’ Banget’.. Sebagai Manusia, marilah ikut serta mendukung berbagai organisasi Lingkungan Dunia; Greenpeace, 350, tcktcktck, 10:10 dan lainnya di seluruh Dunia ini dalam mentekel’ Perubahan Iklim Bumi yang terjadi dan terus menghawatirkan.

Karna Ancaman ini memang tidak main2 dan gak Gampang’ untuk menghadapinya, Maka Tindakan Perjuangan ini harus kita lakukan bersama.

Setelah Pahlawan Kita Berjuang & Berkorban demi Kemerdekaan…

Kini Saatnya, Kita Berjuang dan Berkorban Untuk Meyelamatkan Bumi & Anak Cucu.

Go Green Indonesia Ku’

STOP Global Warming !

Please Support Us’, and Joint Our Member.
Terimakasih.

JHM Team

Kobarkan Semangat, Satu Tekat Hijaukan Indonesia Ku


go_bicycle4

28 Oktober 2009
81 Tahun Bersumpah”

SOEMPAH PEMOEDA

Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Dan saya sebagai pemuda Indonesia berjanji akan :

1. Menanam Pohon.

2. Akan terus menyuarakan dan mendorong agar semua elemen masyarakat, kalangan Pemerintahan, Swasta, Baik Organisasi maupun Individu, untuk dapat mensukseskan Green Campaign’s, dan untuk tercipta budaya yang baik dalam kebiasaan kita Anak Bangsa Indonesia membuang sampah; yakni dengan memisahkan sampah Organik dengan Non Organik.

3. Mengefisienkan pengunaan Energi Listrik & Bahan Bakar Minyak lainnya.

4. Mengoptimalkan dan mengurangi penggunaan kertas, dengan cara mengantikannya secara Electronik atau dengan menggunakan bahan Daur Ulang.

5. Mengefisienkan dan mengurangi pengunaan Air yang tidak perlu dalam penggunaannya sehari-hari, untuk menghadapi ancaman badai Elnino yang berkepanjangan di Indonesia.

6. Mengunakan dan akan membeli produk- produk yang ramah lingkungan/ Green Products.

7. Jika barang Electronik Rusak, maka Tidak langsung membuangnya menjadi limbah atau Sampah Berbahaya, tetapi berupaya dahulu untuk melakukan perbaikan atau Repair’ serta berupaya tidak membiarkan Hutan Bumi Ibu Pertiwi ini semakin bertambah Rusak.

8. Berkomitmen untuk terus mengajak semua anak bangsa tanpa kecuali, agar dapat terus menyuarakan dan mempromosikan Go Green Indonesia Ku kepada semua Bangsa Indonesia lainnya yang hidup di tanah tumpah darah Indonesia ini, untuk dapat memberikan sumbangsih dan baktinya dengan tindakan nyata’ guna membuat Indonesia yang Lebih Hijau & Bersih.

9. Menggalak’kanan Program Sungai & Laut agar Bersih dari Sampah. dan Tidak membiarkan Sungai & Laut semakin Rusak dan menjadi Keranjang Sampah.

Untuk menuju INDONESIA SATOE yang lebih baik!

Salam Go Green Indonesia Ku‘.

MERDEKA!!..

Jakarta, 28 Oktober 2009.

JHM Team

Bangkit Bersatu Melawan Pemanasan Global”


flyer_harisumpahpemuda1
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Dear All,

28 Oktober 2009
81 Tahun Bersumpah”

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

Kini Saatnya Pemuda Pemudi Indonesia
Bangkit Bersatu Untuk Melawan
Pemanasan Global!

STOP Global Warming!’

Menanam 1 Pohon Untuk Membuat
Indonesia Lebih Hijau, Bersih, Mandiri & Sejahtera.

Go Green Indonesia Ku
Please, Tell Your Friends About Us’
MERDEKA!.

Jaringan Hijau Mandiri - JHM

Seruan & Ajakan Pada International Day Of Climate Action


baliho-international-day-climate-action-jakarta

Puji Syukur kepada Tuhan YME yang karena izinnya kami dari keluarga besar Jaringan Hijau Mandiri (JHM) walaupun dengan alakadarnya.. menggelar acara dalam ikut Partisipasi pada International Day Of  Climate Action di Pos JHM pada 24 October 2009.

Tujuan dari acara ini adalah hari yang tepat dimana seluruh dunia melakukan action dilapangan untuk berjuang bersama melawan Perubahan Iklim, selain saat dimana inilah waktu yang tepat dan moment yang sangat penting bagi kita anak bangsa yaitu untuk memberikan Pembelajaran dan Peringatan untuk Isu Global dengan Ajakan & Seruan dari JHM akan kondisi Bumi terCinta ini-khususnya Indonesia untuk lebih baik, lebih sejahtera dengan Lingkungan yang lebih Hijau & Bersih.

Adapun kegiatan yang kami lakukan antara lain:

Diakui masih banyak kekurangan dalam acara ini, tetapi ini tidak menyurutkan JHM untuk terus berjuang dan berkarya demi tercapainya Indonesia yang lebih Hijau dan Bersih untuk melawan Global Warming’.

Kita ketahui bersama dengan kenaikan yang cepat +2% C suhu panas permukaan air laut di bumi ini adalah  level yang menghawatirkan, serta Radiasi karbon dioksida di atmosphere kita yang telah mencapai titik mengkhawatirkan yaitu pada titik: 387 ppm.

Sedangkan para ahli geologi mengatakan bahwa takaran karbondioksida di atmosphere itu maksimal adalah 350 ppm. Untuk itu beberapa lembaga lingkungan hidup didunia mendeklarasikan dan bertekad untuk menargetkan karbondioksida di atmosphere itu 350ppm. Untuk lebih jelasnya bias di akses di http://350.org

Mari Saudaraku sebangsa setanah air, kita jaga Bumi Pertiwi ini demi kelangsungan hidup anak-cucu kita semua.

Tidak ada waktu lagi untuk berleha-leha atau “Ah…itu bisa dilakukan nanti!” Waktu terus berjalan dan kita tidak tahu apa yang akan kita hadapi kedepan, apa lagi sudah banyak terjadi Bencana di Planet Bumi ini; Tsunami, Storm, Gempa, Banjir, dll…

itu semua sebagai isyarat’ untuk kita sebagai Anak Bangsa, Manusia sebagai khalifah di muka Bumi ini, untuk aksi bertindak bersama semua komponen masyarakat seluruh dunia untuk melakukan tindakan nyata meyerukan dan berjuang dalam misi sosial yang mulia ini yang TOP Urgent’ untuk menyelamatkan Bumi Ibu Pertiwi dari Ancaman Bencana Global.

Let’s Go Green Indonesia Ku…

Ayo, kini saatnya memulai kebiasaan baru, yakni: menanam Pohon, Pisahkan sampah pada Tong Sampah yang dihasilkan antara yang Organik (warna Hijau) dan Non-Organik (warna Merah).

Mulailah mencoba merubah ke gaya hidup, Life Style kita semua dengan gaya hidup Green LifeStyle’; melakukan 9 Program; Menanam Pohon, membuang sampah dengan Benar, Menghemat Energi, matikan lampu kalau tidak digunakan dll, jika Anda mempunyai kendaraan, pergunakanlah kendaraan Anda dengan bijaksana. Gunakan kendaraan umum demi mengurangi efek gas rumah kaca dari kendaraan kita menuju yang Ramah Lingkungan,  sukseskan acara program Car Free Day dan ajakan program Hijau lainnya, karna Jangan Biarkan Bencana Lingkungan Global Warming’ menghampiri kita, sesal kemudian tiada guna Teman’.

Menanam Pohon yang sangatlah sederhana sebenarnya, tetapi Anda telah menabung untuk kehidupan yang baik pada generasi anak cucu kita semua pada masa yang akan datang, sekaligus bukti & bakti kita sebagai Anak Bangsa dalam ikut berjuang STOP Global Warming’, karna Bencana Lingkungan Ini Jangan sampai terjadi pada masa depan.

Itulah cita-cita kami dari JHM dengan berperan serta dan menggelar acara International Day Climate Action bersama : 350, Greenpeace, TckTckTck aksi di 181 negara, dengan >5201 events dan merupakan Aksi pertama secara langsung dilapangan.

Besar harapan kami agar turut sertanya kita semua masyarakat Indonesia untuk mentekel secara nyata’ dengan ikut terlibat didalam JHM, bersama kita menuju Visi & Misi yang Mulia & Sosial ini, kiranya dapat mendukung dengan menjadi anggota kami untuk Membuat Indonesia Lebih Hijau & Bersih.

Terima kasih kepada semua fihak yang telah terlibat langsung maupun yang tidak langsung atas terlaksananya acara ini.

Tanpa bantuan Anda semuanya, ini tidak akan berjalan dengan baik.

GO GREEN INDONESIAKU

&

STOP Global Warming !

Terimakasih.

Let’s support & tell you friend about Us with you social networks’

Please Join Us’.


JHM Team.